[Jatinangor, 10 Juni 2026] — Program Studi Sarjana Terapan (D4) Akuntansi Sektor Publik Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Peran ESG dan Sustainability Reporting dalam Transformasi Layanan Perkeretaapian: Perspektif KAI bagi Akuntansi Sektor Publik”. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin sebagai narasumber utama.
Kuliah umum yang diselenggarakan di Auditorium Gedung 2 Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran, Jatinangor, ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta praktik sustainability reporting dalam pengelolaan organisasi yang memiliki fungsi pelayanan publik.
Ketua Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik Sekolah Vokasi Unpad, Dr. Arie Pratama, S.E., M.Ak., menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menjembatani perkembangan praktik ESG pada badan usaha milik negara dengan kebutuhan penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang akuntabilitas, pelaporan keberlanjutan, tata kelola organisasi, serta pengukuran kinerja sektor publik.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa akuntabilitas organisasi saat ini tidak lagi hanya diukur melalui kinerja keuangan. Aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai jangka panjang dan menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Bobby Rasyidin membahas berbagai aspek transformasi layanan perkeretaapian yang dijalankan KAI melalui penerapan prinsip ESG. Sebagai penyedia layanan transportasi publik nasional, KAI memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, serta berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi melalui penggunaan moda transportasi yang lebih berkelanjutan.
Peserta juga memperoleh wawasan mengenai kontribusi sektor transportasi perkeretaapian terhadap agenda pembangunan berkelanjutan, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan dampak lingkungan, peningkatan keselamatan dan keamanan layanan, hingga penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
Selain membahas implementasi ESG, kuliah umum ini mengulas proses penyusunan sustainability reporting di lingkungan KAI, termasuk identifikasi isu material, pengumpulan dan validasi data ESG, pengukuran indikator kinerja, koordinasi lintas unit, hingga publikasi laporan keberlanjutan kepada pemangku kepentingan.
Berbagai tantangan dalam penerapan ESG juga menjadi perhatian dalam diskusi, seperti kualitas data, integrasi sistem informasi, kesiapan sumber daya manusia, serta tuntutan pemenuhan standar pelaporan yang semakin berkembang. Melalui pengalaman praktis yang disampaikan langsung oleh pimpinan perusahaan, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana organisasi besar mengelola risiko, menjaga keberlanjutan bisnis, sekaligus memenuhi tanggung jawab sosialnya.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu tata kelola dan keberlanjutan organisasi. Melalui kuliah umum ini, Sekolah Vokasi Unpad berharap mahasiswa dapat memahami keterkaitan antara ESG, pelaporan keberlanjutan, akuntansi sektor publik, audit, pengendalian internal, dan manajemen risiko sebagai kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam dunia kerja.
Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga membuka perspektif mahasiswa mengenai peluang kontribusi profesi akuntansi sektor publik dalam mendukung agenda keberlanjutan organisasi, baik di sektor pemerintahan, badan usaha milik negara, maupun institusi pelayanan publik lainnya.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk industri dan BUMN strategis, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia profesional serta tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.




