Marine Tourism Festival (MTF) 5.0: Penguatan Pariwisata Bahari Berkelanjutan melalui Pendekatan Blue Economy
Marine Tourism Festival (MTF) 5.0: Penguatan Pariwisata Bahari Berkelanjutan melalui Pendekatan Blue Economy

Marine Tourism Festival (MTF) 5.0 kembali diselenggarakan sebagai upaya mendorong pengembangan sektor pariwisata bahari yang berkelanjutan di Indonesia. Mengusung tema The Blue Paradox: Absolute Beauty, Cultural Power, and Who Really Owns The Ocean?, yang merepresentasikan kontradiksi dalam pariwisata bahari. Di satu sisi, laut dipromosikan sebagai simbol keindahan yang dapat dinikmati semua orang, namun di sisi lain eksploitasi berlebihan justru dapat memicu kerusakan lingkungan dan ketimpangan sosial. Tema ini juga menyoroti kekuatan budaya lokal dalam menjaga nilai-nilai laut serta mempertanyakan siapa pihak yang sebenarnya memperoleh akses dan keuntungan terbesar dari sektor pariwisata bahari.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2022, Marine Tourism Festival secara konsisten berperan dalam memperkenalkan potensi pariwisata bahari Indonesia kepada khalayak luas. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan, sejalan dengan prinsip ekowisata dan ekonomi biru.

Kegiatan ini dilaksanakan di Bale Sawala, Universitas Padjadjaran, pada 4 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai rangkaian acara yang bersifat edukatif dan inspiratif, seperti grand opening, talkshow, workshop, booth interaktif, serta pertunjukan seni.

Acara ini turut menghadirkan Dr. Iendra Sofyan, S.T., M.Si. selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sebagai keynote speaker yang menyampaikan pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan, khususnya pada sektor pariwisata bahari di Indonesia.

Pada sesi talkshow utama bertajuk “Antara Cuan dan Kelestarian: Are We Building or Slowly Breaking Our Marine Tourism?”, peserta mendapatkan wawasan dari para narasumber yang berkompeten di bidang pariwisata bahari dan keberlanjutan, yaitu Ir.Dyah Ayu P, M.Si. sebagai Kepala Bidang Kelautan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Dr. Imam Musthofa Zainudin dari WWF Indonesia, serta Mochamad Candra Wirawan Arief, Ph.D. selaku Dosen Pariwisata Bahari. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Sheila Zallesa, S.Kel., M.I.L. Diskusi tersebut membahas tantangan pengembangan wisata bahari di Indonesia, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan, hingga langkah strategis dalam menciptakan pariwisata yang berkelanjutan.

Selain itu, terdapat pula sesi diskusi bertajuk “Marine Ecosystem Health: The Real Indicator of Sustainable Blue Economy” yang menghadirkan Aidin Fitrah Bachtiar selaku Founder Ocean Young Guard, yang membahas pentingnya kesehatan ekosistem laut sebagai indikator utama dalam mewujudkan ekonomi biru yang berkelanjutan.

Melalui Marine Tourism Festival 5.0, diharapkan mahasiswa dan masyarakat luas dapat lebih memahami potensi besar sektor pariwisata bahari Indonesia serta turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut di masa mendatang.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Email
Print
Twitter

Leave a Reply