Bandung – Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus memperluas jejaring kemitraan sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
Pertemuan ini dihadiri oleh Dekan Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran, Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec., bersama jajaran pimpinan Sekolah Vokasi, yaitu Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Riset, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi, Manajer Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kemitraan Alumni, serta Kepala Pusat Program Studi Pengembangan Administrasi, Kebijakan, Tata Kelola, dan Digitalisasi Pemerintahan. Dari pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat beserta jajaran pimpinan, termasuk Asisten Intelijen dan Asisten Pembinaan.
Pertemuan tersebut menjadi forum awal untuk membangun sinergi antara dunia akademik dan institusi penegak hukum. Diskusi berfokus pada peluang kolaborasi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan isu-isu hukum, tata kelola pemerintahan, serta penguatan literasi hukum di lingkungan perguruan tinggi.
Salah satu hasil yang disepakati dalam penjajakan ini adalah penyelarasan program-program Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dengan kebutuhan dan isu strategis di lingkungan perguruan tinggi. Ke depan, kedua belah pihak berkomitmen membuka ruang kolaborasi dalam bentuk sosialisasi, dialog, dan kegiatan edukatif yang melibatkan akademisi, praktisi, serta mahasiswa. Selain itu, berbagai potensi kerja sama lain akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bersama.
Melalui inisiatif ini, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif, kolaboratif, dan mampu menjawab tantangan masyarakat. Kemitraan dengan berbagai institusi strategis diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.
Kegiatan ini mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kolaborasi yang memperkaya proses pembelajaran dengan menghadirkan perspektif dan pengalaman praktisi kepada sivitas akademika.
SDG 16 – Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dengan mendorong peningkatan literasi hukum, tata kelola yang baik, serta sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga penegak hukum.
SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui pembangunan kerja sama lintas sektor yang memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.




