Jatinangor, 22 Juni 2026 – Program Studi Bahasa dan Budaya Tiongkok Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Tingshuo dan Zonghe dalam bentuk pementasan drama berbahasa Tiongkok. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Sekolah Vokasi Unpad ini menjadi implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL), sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kemampuan berbahasa Mandarin secara komunikatif, kreatif, dan kolaboratif.
Mengangkat tema “Pementasan Drama 2026”, mahasiswa menampilkan empat pertunjukan dengan alur cerita dan karakter yang beragam, yaitu:
Kelompok 1: 《十日审判》 (Penghakiman 10 Matahari)
Kelompok 2: 《青春变形记》 (Turning Red)
Kelompok 3: 《嫦娥怎么啦?》 (Ada Apa dengan Chang’e?)
Kelompok 4: 《十二生肖的由来》 (Asal Usul 12 Shio)
Seluruh dialog disampaikan menggunakan bahasa Mandarin, sehingga mahasiswa tidak hanya dituntut memahami tata bahasa dan kosakata, tetapi juga mampu mengekspresikan pelafalan (pronunciation), intonasi, ekspresi, serta komunikasi nonverbal secara alami. Penampilan para mahasiswa semakin menarik dengan penggunaan kostum, properti panggung, tata artistik, dan penghayatan karakter yang menunjukkan kesiapan mereka dalam menyajikan sebuah pertunjukan yang utuh.
Sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran, kegiatan ini dirancang untuk mengukur kompetensi mahasiswa secara lebih komprehensif. Melalui pementasan drama, mahasiswa mengintegrasikan kemampuan menyimak, berbicara, bekerja sama dalam tim, menyusun naskah, hingga menyelesaikan tantangan produksi pertunjukan. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dibandingkan dengan ujian konvensional.
Selain menjadi media evaluasi akademik, pementasan drama juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat budaya Tiongkok melalui cerita rakyat, legenda, maupun adaptasi karya populer. Hal tersebut memperkuat pemahaman lintas budaya yang menjadi salah satu kompetensi penting bagi lulusan Program Studi Bahasa dan Budaya Tiongkok.
Kegiatan yang terbuka bagi sivitas akademika Sekolah Vokasi Unpad ini mendapat antusiasme dari mahasiswa maupun dosen. Suasana auditorium dipenuhi apresiasi terhadap kreativitas setiap kelompok yang mampu menghadirkan pertunjukan edukatif sekaligus menghibur.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus mendorong proses pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi lulusan. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata yang membekali mahasiswa dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta kepercayaan diri yang dibutuhkan di dunia profesional.
Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)
Pementasan drama sebagai bentuk Ujian Akhir Semester ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas): Mendorong pembelajaran yang inovatif, partisipatif, dan berpusat pada mahasiswa melalui metode Project-Based Learning.
SDG 10 – Reduced Inequalities (Berkurangnya Kesenjangan): Mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya dan meningkatkan pemahaman terhadap keberagaman bahasa serta budaya global.
SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Menumbuhkan kolaborasi antarmahasiswa dalam menghasilkan karya bersama yang mencerminkan sinergi, tanggung jawab, dan kerja tim.
Melalui inovasi pembelajaran seperti ini, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap keberagaman budaya di tingkat internasional.




