Jatinangor, Juni 2026 — Program Studi Administrasi Pemerintahan Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja melalui pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan Skema Manajemen Data Staf. Kegiatan yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Bale Rucita Universitas Padjadjaran, diikuti oleh 31 mahasiswa angkatan 2020, 2021 dan 2023. Seluruh peserta dinyatakan kompeten (lulus 100%).
Sertifikasi ini diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan LSP Teknologi Digital Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui skema tersebut, mahasiswa menjalani asesmen untuk mengukur kemampuan dalam pengelolaan data, administrasi, serta penerapan standar kerja sesuai kebutuhan organisasi dan perkembangan transformasi digital.
Keberhasilan seluruh peserta dalam memperoleh sertifikat kompetensi menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di Program Studi Administrasi Pemerintahan tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan yang telah terverifikasi secara nasional. Sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan sekaligus menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pengembangan karier profesional.
Pelaksanaan uji kompetensi juga mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga sertifikasi profesi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui kolaborasi tersebut, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri, pemerintahan, dan masyarakat.
Keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguasaan kompetensi dan sertifikasi profesi. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan meningkatkan kesiapan lulusan untuk memasuki dunia kerja yang profesional, produktif, dan berdaya saing sesuai standar kompetensi nasional.





