Seluruh Mahasiswa Pariwisata Bahari Lulus Uji Sertifikasi BNSP Kepemanduan Ekowisata
Seluruh Mahasiswa Pariwisata Bahari Lulus Uji Sertifikasi BNSP Kepemanduan Ekowisata

Jatinangor – Program Studi Sarjana Terapan Pariwisata Bahari, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja melalui penyelenggaraan Uji Sertifikasi BNSP Kepemanduan Ekowisata. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026 di Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa sekaligus penguatan daya saing lulusan di sektor pariwisata berkelanjutan.

Pelaksanaan sertifikasi didukung oleh Direktorat Pendidikan Non Gelar Universitas Padjadjaran sebagai bentuk komitmen universitas dalam memfasilitasi mahasiswa memperoleh sertifikasi profesi yang diakui secara nasional. Sebanyak 23 mahasiswa semester 8 angkatan 2022 mengikuti proses asesmen yang mengacu pada standar kompetensi yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Selama proses uji kompetensi, peserta dinilai berdasarkan berbagai unit kompetensi kepemanduan ekowisata yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, serta sikap kerja profesional. Seluruh tahapan asesmen berlangsung secara tertib, objektif, dan sesuai dengan prosedur sertifikasi yang berlaku sehingga mampu menggambarkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan industri pariwisata.

Hasil yang membanggakan berhasil diraih pada pelaksanaan sertifikasi tahun ini. Seluruh peserta yang berjumlah 23 mahasiswa dinyatakan lulus dan kompeten, menghasilkan tingkat kelulusan 100 persen. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan proses pembelajaran di Program Studi Sarjana Terapan Pariwisata Bahari dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada bidang kepemanduan ekowisata.

Ketua Program Studi Pariwisata Bahari, Dr. Sheila Zallesa, S.Kel., M.I.L., menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui sertifikasi ini, lulusan diharapkan memiliki nilai tambah serta mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berorientasi pada praktik, sertifikasi profesi, serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dengan lulusan yang kompeten dan tersertifikasi, Sekolah Vokasi terus berupaya menghasilkan sumber daya manusia profesional yang siap memberikan kontribusi bagi kemajuan sektor pariwisata Indonesia.


Keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs)

Kegiatan ini mendukung pencapaian beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:

  • SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas)
    Meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui sertifikasi kompetensi yang mengukur kemampuan mahasiswa berdasarkan standar profesi nasional.
  • SDG 8 – Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)
    Mempersiapkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap memasuki dunia kerja sehingga mampu mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
  • SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)
    Memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri melalui sertifikasi berbasis standar kompetensi BNSP.
  • SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
    Mewujudkan kolaborasi antara Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran, Direktorat Pendidikan Non Gelar Universitas Padjadjaran, dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam meningkatkan kualitas lulusan yang berdaya saing nasional.
WhatsApp
Facebook
Telegram
Email
Print
Twitter

Leave a Reply